Senin, September 16, 2019
Membersamai Anak Tumbuh dan Berkembang
Sabtu, Februari 11, 2017
Amira's Official You Tube Channel
Rabu, Februari 08, 2017
Presentasi Project Ternak Kelinci
Selasa, Februari 07, 2017
Membuat Roti Goreng
Membuat roti bersama ternyata melatih diriku untuk berbagi. Berbagi peran dan menerima apapun hasilnya. Memfasilitasi keingintahuan anak-anak dan dorongan untuk mencoba.
Belajar menjelaskan tanpa menggurui apalagi ketika sama-sama merupakan pengalaman pertama.
Dengan begitu kami menikmati kebersamaan.
Hasilnya roti goreng ayam cincang yang mantap!
Alhamdulillah :)
#hari9
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#bunsayiip
Jumat, Mei 13, 2016
Membuat Sponge Cake Anti Gagal
![]() |
| Sponge Cake @Rumah3Bintang |
![]() |
| Kuenya mengembang saat dipanggang! Yeaah...! |
Minggu, April 10, 2016
Eksperimen Membuat Slime
"Mau ke mana?", aku balas bertanya.
"Mau beli spray untuk nyetrika, lem putih...kalo obat tetes mata belinya dimana?"
Dua minggu berlalu, anakku masih terus sibuk mengaduk-aduk adonan slime dengan resep yang berbeda-beda. Persediaan deterjen, sabun mandi, sabun cuci piring, sabun cuci tangan sering menghilang dari tempatnya. Ya, semua bahan dicobanya untuk mendapatkan adonan slime yang paling pas menurutnya. Sepertinya tidak ada hal lain yang menarik untuk dikerjakan selain membuat slime.
Sungguh mempesona cara anak belajar dan memenuhi keingintahuannya. Semoga tetap terjaga rasa ingin tahumu ya, Nak.
Selamat bersenang-senang sayang! Nikmati petualangan belajarmu!
Memanen Benih Kenikir
![]() |
| Memanen Benih Kenikir |
Jumat, Juni 26, 2015
Membuat Origami 3D Angsa Putih
Kali ini Amira mulai merambah ke bentuk origami 3 dimensi (3D). Apa sih origami 3D itu?
Awalnya aku membayangkan origami 3D itu ya seperti bentuk burung yang selama ini sering dibuatnya kemudian digantung dijadikan hiasan ruangan. Cukup menggunakan selembar kertas origami biasa.
Namun setelah memperhatikan dan ikut menonton tutorial-tutorialnya aku mulai mengerti bahwa origami 3D ini sedikit berbeda, yaitu lebih ke seni menyusun lipatan kertas yang serupa (maaf ya kalau salah... :)
Sebelum mulai menyusun bentuk yang diinginkan, tahapan yang terberat adalah melipat kertas-kertas yang telah dipotong dengan ukuran tertentu. Melipatnya sih sederhana banget, kertas-kertas tersebut dilipat bentuk segitiga, cuma jumlahnya itu lho....
Untuk membuat angsa seperti pada gambar saja diperlukan 100-150 keping lipatan berbentuk segitiga. Sebelum membuat angsa, Amira pernah membuat Hello Kitty dengan 600 keping lipatan segitiga. Bukan hanya lengan yang pegal, jari-jari pun jadi kaku-kaku.Kami membuatnya dengan membagi kertas ukuran A4 menjadi 16 bagian, sehingga untuk menghasilkan 600 keping segitiga kami membutuhkan 38 lembar kertas. Kalau ingin mencoba, disarankan menggunakan kertas bekas saja, kertas bekas majalah bagian iklan bagus juga kok!
Sayang Hello Kitty 3D nya belum sempat difoto, meskipun sempat dipamerkan saat Expo Karya Anak di PERAK 2015.
Hello Kitty 3D nya kemudian dibongkar oleh Amira, kemudian dia membuat workshop untuk teman-temannya sebagai salah satu aktivitas Ramadhan. Jadilah lima ekor angsa...!

Rabu, April 15, 2015
Detektif Kecil
Kali ini kegiatan belajar Amira dan Nina kubuat berbeda. Mereka mempunyai misi yang harus diselesaikan. Pagi hari aku sudah keliling kompleks tempat tinggal kami untuk menempatkan petunjuk-petunjuk yang harus mereka temukan. Sambil pasang senyum setiap kali ada tetangga yang heran melihatku memasang balon di tiang nama jalan, menggantungkan plastik di ranting pohon kersen atau menempelkan amplop di bawah seluncuran di taman kompleks.
Petunjuk pertama yang mereka temukan adalah sebuah balon dengan gulungan kertas di dalamnya. Lucunya kedua anak itu tidak berani memecahkan balon untuk mengambil petunjuk tersebut. Ketika gulungan dibuka, keduanya terheran-heran karena petunjuknya berisi huruf-huruf acak yang tidak membentuk kata-kata, kecuali mereka membacanya dengan seksama.
Petunjuk kedua berbeda lagi. Kali ini mereka harus membacanya dengan menghadap cermin. Setelah itu pada ketiga mereka harus menyusun kata-kata acak menjadi sebuah kalimat yang bermakna.
Petunjuk terakhir berupa soal matematika yang hasilnya merupakan angka unik nomor rumah kami.
Dari setiap petunjuk-petunjuk tersebut, mereka akan menemukan kepingan-kepingan puzzle yang harus disusun. Di beberapa tempat dimana mereka mendapatkan petunjuk-petunjuk itu ada kejutan-kejutan yang membuat keduanya berteriak gembira.
Di samping menyelesaikan misi menyusun puzzle, keduanya kubekali beberapa lembar tugas yang juga harus dikerjakan.
Selesai berkegiatan, keduanya menyampaikan keinginan untuk belajar dengan cara demikian lagi.
Hehehe....itu berarti sama saja menugaskanku menyusun permainan lagi :)
Selasa, Maret 24, 2015
Eksperimen Gunung Berapi
- Kardus/karton tebal, dipotong membentuk lingkaran. Kami menggunakan piring makan untuk mencetak lingkarannya.
- Gelas plastik kecil. Kami menggunakan botol plastik bekas sambal yang dipotong atasnya sehingga menjadi menyerupai gelas kecil.
- Aluminium foil, digunakan untuk membuat miniatur gunung berapi, membentuk alur-alur di lereng gunungnya.
- Selotip
- Air 2 sendok
- Soda kue 2 sendok
- Sabun cair 1 sendok
- Cuka masak 2 sendok
- Botol plastik yang telah dipotong menyerupai gelas kecil ditempel di tengah-tengah lingkaran kardus dengan selotip.
- Tutupi Seluruh bagian gelas berikut kardus dengan aluminium foil dan lipat bagian tepinya ke bagian bawah kardus, kemudian rekatkan dengan selotip.
- Buatlah lubang menembus aluminium foil pada mulut gelas untuk membuat "kepundan" gunung.
- Campur air, soda kue, dan sabun cair secara merata, kemudian masukkan ke dalam lubang "kepundan".
- Kemudian masukkan cuka ke dalam lubang "kepundan".
![]() |
| Eksperimen Gunung Berapi @Rumah3Bintang |
Jumat, Februari 20, 2015
Membuat Dough Sendiri
Adonan yang kami pakai terbuat dari 500 gram tepung terigu, 250 gram garam, pewarna makanan, air dan minyak goreng.
Tepung terigu dan garam diaduk rata, kemudian dibagi menjadi tiga bagian untuk diberi warna berbeda.
Pewarna makanan; kami memakai warna kuning, merah dan pink, dicampurkan ke dalam air, kemudian masing-masing dimasukkan ke dalam campuran tepung terigu dan garam. Aduk sampai rata, lalu masukkan minyak goreng, aduk sampai adonan kalis.
Anak-anak sangat senang saat membuatnya, apalagi ketika doughnya jadi....wow, kami mendapatkan dough yang sangat banyak!
Dough buatan sendiri ini cukup awet, anak-anak sangat puas memainkannya. Asalkan disimpan dalam wadah yang tertutup baik, dough tetap bagus kondisinya sampai dengan sebulan.
Kamis, Februari 05, 2015
Membuat Jam Matahari Sederhana
Bagaimana awal mulanya petunjuk waktu digunakan? Bentuknya seperti apa? Bagaimana cara kerjanya? Pertanyaan-pertanyaan tersebut mengawali kegiatan kami kali ini.
Setelah membaca sejarah mengenai penunjuk waktu pertama berupa jam matahari, kami mencoba membuatnya. Bahan-bahan yang kami gunakan adalah benda-benda tak terpakai yang ada di rumah, yaitu kardus bekas pizza, tusuk satu dan potongan gabus. Kemudian jam tersebut diberi hiasan gambar supaya lebih menarik.
Kami mencobanya dengan menaruh jam tersebut di ruang terbuka yang tidak terhalang baik oleh pohon-pohon maupun bangunan. Setelah mencocokkan dengan waktu yang tertera di jam pada HP, jam tersebut kami tinggalkan beberapa waktu.
Saat kami kembali membaca waktu dari jam matahari tersebut, waktu yang ditunjukkan dari bayangan tusuk sate hampir sama dengan waktu pada HP.
Sebenarnya untuk membuat jam matahari banyak hal-hal lain yang harus diperhitungkan. Tidak sekedar melihat bayangan sebuah benda seperti yang kami lakukan. Namun percobaan ini cukup memberikan gambaran kepada anak mengenai cara mengetahui waktu.
Sabtu, Agustus 09, 2014
Hari Pertama Mengikuti Pramuka HS
Hari ini adalah hari pertama Amira mengikuti kegiatan pramuka homeschooler. Sebenarnya sejak Ramadhan lalu, dia sudah sangat bersemangat untuk ikut serta. Tetapi karena kondisi kesehatannya yang sedang menurun, niat tersebut urung dilaksanakan.
Kami mengajak serta teman Amira, Agna, yang juga baru menjalani pendidikan rumah, karena keluarganya akan pindah ke Garut bulan September yang akan datang.
Pada kegiatan pramuka HS kali ini, yang dilaksanakan di Taman Lansia, banyak peserta baru yang berusia di atas 11 tahun, sehingga mulai dibagi berdasarkan kelompok usia, pramuka Siaga dan pramuka Penggalang. Amira masuk ke pramuka Siaga, sedangkan Fauzi masuk ke pramuka Penggalang....hehehe, kakaknya bisa menarik nafas lega karena tidak jadi sekelompok dengan si adik :D
Kegiatan hari itu adalah mempelajari mengenai sandi. Anak-anak terlihat bersemangat mengikutinya dan antusias dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan, apalagi saat masing-masing kelompok berlomba memecahkan soal yang diberikan oleh kelompok lawannya.
kali ini regu laki-laki pramuka Penggalang yang harus jongkok berdiri karena tidak bisa memecahkan sandi yang diberikan oleh regu perempuan....
![]() |
| Upacara sebelum latihan |
![]() |
| Pembacaan janji Pramuka |
Senin, Mei 26, 2014
Semur Bola-bola Daging Cincang
Beri kecap dan masukkan tomat yang telah disaring. Beri garam dan merica sesuai selera. Masak sampai daging matang .Jumat, Desember 06, 2013
Membuat Kartu Cerita
![]() |
|
Kali ini kuajak dia untuk menempelkan hasil-hasil guntingannya ke kartu-kartu kecil yang telah kusediakan sebelumnya. Kartu-kartu tersebut kubuat dari kalender bekas yang cukup tebal kertasnya.
Gambar-gambarnya kami ambil dari majalah bekas. Nina yang memilih sendiri gambar-gambarnya.
Setelah kartu-kartunya selesai dibuat, kami bersama-sama membuat cerita bebas dari kartu-kartu tersebut. Rame juga...ceritanya ga habis-habis, selalu berubah dan berkembang. Selain itu, bisa disimpan untuk digunakan kembali di lain waktu.
Jumat, Mei 17, 2013
Cerita Pelangi
Suatu sore setelah hujan menyiram kota kami, sebuah pelangi yang indah muncul menghias langit yang telah kembali terang. Kedua putri kecil dengan gembira memanggilku untuk ikut menikmati indahnya pelangi.
"Pelanginya indah ya, Ma", komentar Nisrina, putri kecilku.
"Aku ingin dekat ke pelangi....tapi aku kan ga bisa terbang ya, Ma", lanjutnya
"Kalau aku jadi peri....tiba-tiba aku menjadi kecil! Ga bisa kan...", lanjutnya lagi
Aku terpesona dengan keindahan warna-warna yang menghias di angkasa, dan mendengar komentar putri kecilku yang berusia tiga tahun membuatku tidak dapat berkata-kata, hanya senyuman lebar tersungging di bibirku. Kemudian akhirnya menimpali komentarnya dengan sebuah anggukan dan berkata, "Iya..."
"Aku sangat sukaa pelangi... Oh, betapa indahnya", katanya lagi sambil menangkupkan kedua tangannya di depan dada.
Subhanallah, sungguh tiada yang dapat menciptakan keindahan luar biasa ini selain Allah Azza wa Jalla.
Perjalanan Minim Sampah
Minim sampah dalam perjalanan merupakan sebuah tantangan, namun hal tersebut sangat mungkin dilakukan. Memang tidak semua akan ideal seperti...
-
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Salam kenal teman-teman semua. Apa yang akan saya sampaikan di sini merupakan pengalaman kelua...
-
"Mah, udah lihat videonya kakak belum?" Tanya Amira saat aku sedang duduk sendiri di ruang makan sambil menikmati segelas teh han...
















